You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Heru Tinjau Kesiapan Labkesda DKI Sebagai Rujukan Pemeriksaan Toksikologi se-Indonesia
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Heru Pastikan Kesiapan Labkesda DKI Jadi Rujukan Pemeriksaan Toksikologi

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartanto mengunjungi Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) DKI Jakarta di Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (20/10).

Kita persiapan, memastikan bahwa Labkesda DKI komplit

Dalam kunjungan tersebut, Heru didampingi Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Lucia Rizka Andalucia dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Widyastuti beserta jajaran.

Kunjungan ini sekaligus dalam rangka memastikan kesiapan Labkesda DKI Jakarta menjadi laboratorium rujukan pemeriksaan toksikologi terkait kasus gagal ginjal akut pada anak di Indonesia, termasuk wilayah Jakarta.

Heru Terus Pantau Perkembangan Kasus Gagal Ginjal Akut Atipikal

Heru menjelaskan, Labkesda DKI Jakarta telah ditetapkan Kemenkes sebagai tempat rujukan untuk pelatihan bagi seluruh laboratorium kesehatan daerah lain di Indonesia.

“Kita persiapan, memastikan bahwa Labkesda DKI komplit. Disampaikan sebelumnya bahwa Labkesda DKI Jakarta jadi tempat rujukan, tempat pelatihan bagi Labkesda daerah lain supaya sama standarnya,” ungkap Heru.

Menurut Heru, Kepala Dinkes DKI Jakarta, Widyastuti sudah meminta kepada semua puskesmas agar melakukan pembekalan bagi perawat dan dokter anak dalam penanganan kasus gangguan ginjal akut (Acute Kidney Injury) pada anak ini.

“Semua sudah diinstruksikan Bu Kadis. Insya Allah siap. Mudah-mudahan tidak lebih banyak pasiennya ataupun gejala. Karena gejalanya macam-macam, belum tentu ke arah itu,” ucap Heru.

Dirjen Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes, Lucia Rizka Andalucia membenarkan, peninjauan ke Labkesda DKI Jakarta merupakan bagian untuk memastikan kesiapan laboratorium kesehatan daerah di Indonesia. Tujuannya, supaya seluruh labkesda berbagai daerah di Indonesia memiliki kemampuan yang sama dalam menerapkan pengujian toksikologi.

Lucia menilai, Labkesda DKI Jakarta sudah siap menjadi tempat pelatihan pengujian toksikologi karena mumpuni secara peralatan. Rencananya, pelatihan akan dimulai besok supaya dapat segera dilakukan pemeriksaan. Sehingga apabila terjadi kasus gangguan ginjal akut di daerah-daerah lain, maka tidak perlu ke Labkesda DKI Jakarta, cukup labkesda di daerahnya masing-masing.

“Karena metodenya harus sama supaya nanti pengukuran dan hasilnya juga seragam. Jadi kita melihat labkesda ini sudah siap dan besok labkesda di daerah-daerah akan melakukan pelatihan di sini supaya siap melakukan pemeriksaan,” urai Lucia.

Kepala Dinkes DKI Jakarta, Widyastuti menyambut baik Kemenes yang telah menunjuk Labkesda DKI Jakarta sebagai salah satu laboratorium rujukan pemeriksaan toksikologi dan pelatihan bagi para Labkesda di luar DKI untuk penetapan standar pemeriksaan.

“DKI Jakarta punya Labkesda yang siap diterima Kemenkes. Kami tentunya mengapresiasi dan terima kasih atas kepercayaan dari Kemenkes. Hari ini optimalisasi, pelatihannya besok,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1307 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1228 personAnita Karyati
  3. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1086 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1063 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1011 personTiyo Surya Sakti